Iklan

Iklan

,

Iklan

Bedah Rumah Kakek Daud Dalam Rangka 110 Tahun IMT, Ketum BPS GT: Perayaan 110 IMT Menjadi Berkat Bagi Orang Disekitar Kita

Redaksi
12 Feb 2023, 17:57 WIB Last Updated 2023-02-12T09:57:37Z

Ketua Umum BPS Gereja Toraja Pdt.Dr. Alfred Anggui ,saat menyambangi rumah kakek Daud di panga' usai di bedah . Sabtu,11 Februari 2023.

 

TORAJAKUNEWS.COM,RANTEPAO- Dalam rangka memperingati 110 Tahun Injil Masuk Toraja (IMT),Badan Pekerja Sinode (BPS ) melakukan berbagai kegiatan diantara Bedah Rumah sebanyak 110 Rumah.

Salah satu warga yang mendapat bantuan bedah rumah yakni kakek Daud ,dirinya yang kini tinggal seorang diri setelah ditinggal mati oleh Istrinya di Panga' Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara.

Ketua Umum Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Pdt.Dr.Alfred Anggui, dalam kunjungannya ke rumah warga yang dibedah rumahnya Sabtu, 11 Februari 2022 ,mengatakan momentum perayaan 110 Injil Masuk Toraja (IMT) menjadi berkat bagi orang disekitar kita.

"Inilah yang kita harapkan bahwa perayaan 110 IMT, bukan sekedar perayaan saja tetapi berdampak dan menjadi berkat bagi orang disekitar kita. Tentu hal ini, akan lebih banyak kita lakukan yang diawali dari peran gereja dalam merangkul semua anggota jemaat,"jelasnya.

Pembangunan bedah rumah dikerjakan secara gotong royong, baik dari warga sekitar, jemaat, anggota TNI dan perwakilan BPS Gereja Toraja.

Ketum Alfred juga menyampaikan bahwa banyak kegiatan lainnya yang dilaksanakan dalam menyambut 110 IMT, dengan harapan semua jemaat dan dedominasi gereja dan lintas agama ikut berperan didalamnya.

"Saya berharap, agar semua jemaat dan dedominasi Gereja dan lintas agama dapat ikut berpartisipasi didalam mempeeingati 110 Tahun Injil Masuk Toraja (IMT). "  harap Ketum BPS Gereja Toraja.

Sementara Kakek Daud merasa bersyukur rumahnya telah di bedah, dimana dulunya hanya sebuah gubuk reot yang dihuni yang beralamat di Panga', Kabupaten Toraja Utara. Dirinya yang kini hanya tinggal seorang diri, tak mampu berbuat banyak untuk perbaikan rumah.

Dirinya kini tinggal seorang diri setelah Istri tercinta berpulang tujuh (7) tahun lalu, ditambah lagi kondisi dirinya yang kini sudah menua, membuat kakek Daud hanya bisa pasrah dan ikhlas menjalani sisa hidupnya.

Ia bertahan dan bersabar yang selama ini dilakukannya, kini membuahkan hasil. Gubuknya kini disulap jadi rumah layak huni. Instalasi listrik pun sudah terpasang dengan rapi.

Momentum 110 Injil Masuk Toraja (IMT) membawa sukacita bagi kakek Daud.

"Kurre sumanga'ku dikka lako Puang Matua na bisa dadi te banua" (Bahasa Toraja), yang artinya "Terima kasihku kepada Tuhan sehingga jadi ini rumah," ungkap Kakek Daud.

Dalam rangka 110 Tahun Injil Masuk Toraja (IMT) Beberapa kegiatan yang akan diselenggarakan, diantaranya bedah rumah sebanyak 110 rumah yang tidak layak di Toraja (Tator dan Torut) ,Renovasi Taman Tugu Van de Loosdrecht, Renovasi makam Van de Loosdrecht,Renovasi Pembangunan Buntu Singki', baptisan massal di Makale dan Rantepao dan beberapa wilayah,serta Festival dan lain-lain.(kirei)

Iklan