Iklan

Iklan

,

Iklan

Pekerjaan Lanjutan Proyek Jalan Poros Alang-alang -Salu "Mangkrak" Kini Jalan Mulai Berlobang

Redaksi
8 Jan 2024, 10:08 WIB Last Updated 2024-01-08T02:08:29Z
A D V E R T I S E M E N T

Situasi saat ini Lokasi pekerjaan Lanjutan Proyek Jalan Poros Alang-alang -Salu Sopai, Minggu,7 Januari 2024.

 

RANTEPAO,TORAJAKUNEWS.COM -Telan Anggaran sebesar Rp2.973.408.700, pekerjaan proyek lanjutan rekonstruksi jalan poros alang-alang -salu sopai ,memasuki tahun 2024 belum juga tuntas alias "Mangkrak"  .


Akibat pekerjaan jalan tersebut ditinggalkan rekanan, sehingga nampak hamparan material di jalan kini mulai berlobang dan digenangi air saat hujan turun .


Terkait Pekerjaan jalan tersebut Kepala Dinas PUTR Paulus Tandung saat di hubungi via WhatsApp messenger mengatakan Pekerja jalan poros alang-alang Salu Sopai akan di lanjutkan pekerjaan pengaaspalannya dalam waktu dekat ini .


"Ya kita kasih tambahan waktu sedikit untuk menyelesaikan pekerjaan pengaaspalannya," jelas Kadis PUTR Toraja Utara Paulus Tandung , Sabtu,6 Januari 2024 


terkait keterlambatan pekerjaan apakah kurang anggaran dikatakan Kadis PUTR Toraja Utara "Uangnya bukan urusanku, urusanku bagaiman pekerjaan selesai", kuncinya.


Sementara PPK Proyek pekerjaan jalan poros Alang-alang - Salu Sopai Tomo Parantean saat dihubungi Sabtu,6 Januari 2024 melalui sambungan WhatsApp menjelaskan bahwa pekerjaan tetap akan di lanjutkan sampai tuntas itu komitmen rekanan, kalau tidak ada kendala akan dikerjakan minggu depan . Juga akan ada pembenahan dulu ,setelah itu di lanjutkan pengaspalannya.


"Saat ini sementra diaturkan mobilisasi alatnya untuk kelokasi. Adapun kendala  informasinya, AMPnya yang di pana' kemarin didemo masyarakat setempat dan sempat ditutup,yang di salubarani, dekat perbatasan Toraja - Enrekang ,sudah masuk mi wilayah Kabupaten Enrekang.Jadi sebelum diaspal, akan di perbaiki dulu LPAnya.Sudah saya instruksikan ke rekanannya" , pungkas Tomo Parantean selaku PPK proyek pengaspalan jalan Poros Alang-alang -Salu Sopai .


Terpisah salah satu warga masyarakat di Salu mengatakan akibat tidak berlanjutnya jalan tersebut,saat belum turun hujan jalan tersebut sangat berdebu ketika kita lewati dengan kendaraan roda dua dan roda empat.


"Saat kemarau kemarin,jalan itu sangat berdebu , untung sekarang sudah musim hujan jadi debu jalan itu tidak ada . Saya berharap kepada pelaksana proyek jalan tersebut, agar secepatnya diselesaikan mengaspal jalan tersebut sehingga jalan itu tidak semakin parah ",harap warga Salu tersebut .


Diketahui kontrak kerja tersebut dimulai bulan Juni 2023 lalu ,yang dikerjakan oleh CV . Bumi Makmur Mandiri dan Konsultan pengawas oleh CV. Ahsima Consultan .(*)

Iklan