Iklan

Iklan

,

Iklan

Mengenang Perjuangan dan Pengorbanan AA Van de Loodrecht, Bobby Sangka : Toraja Dipilih Tuhan Menjadi Tempat Misionaris Menyebarkan Injil

Redaksi
27 Jul 2023, 21:23 WIB Last Updated 2023-07-27T13:23:53Z
A D V E R T I S E M E N T

Bobby Sangka bersama istri saat usai ibadah youth service mengenang perjuangan dan pengorbanan Antonie Aris Van de Loodrecht ,di Rantedengen Bori'.Rabu,26 Juli 2023.

RANTEPAO,TORAJAKUNEWS.COM- Ribuan Pemuda Gereja Toraja hadiri ibadah youth service mengenang perjuangan dan pengorbanan Antonie Aris Van de Loodrecht yang dikemas dalam liturgi ekpresif bersama band PPGT Jemaat Rantepao.


Kegiatan tersebut dilaksanakan di taman wisata rohani Rantedengen Bori' , kediaman Guru Manumpil .Dan di rumah tersebut pula menjadi lokasi tempat terbunuhnya AA Van de Loodrecht 106 tahun yang lalu .


Terkait mengenang perjuangan dan pengorbanan Antonie Aris Van de Loodrecht,Ketua Panitia Boby Sangka yang ditemui usai ibadah kepada Palopo pos,Rabu ,26 Juli 2023 katakan kegiatan ini kita buat selama dua hari berturut - turut dari tanggal 26-27 Juli 2023. Dimana tanggal 26 itu acara pemuda dan tanggal 27 itu ibadah rayanya sekaligus peresmian taman wisata rohani.


"Taman ini belum selesai betul dan masih terus di kerjakan,karena kedepan juga ada museum dibangun. Cuma kita resmikan karena wisatawan juga sudah ada berkunjung kesini ,kayak kemarin itu saat kita lagi persiapan ada wisatawan dari Francis dan kebetulan saya ada disini lalu saya jelaskan ke mereka .Dan untungnya saya sudah baca bukunya lalu saya jelaskan peristiwa peninggalannya Antonie Aris Van de Loodrecht 106 tahun yang lalu" Jelas Boby Sangka yang tak lain Cucu dari Martir Pdt.Pieter Sangka ini.


Secara pribadi Boby Sangka ,sangat mengapresiasi Antonie Aris Van de Loodrecht,dimana diusianya yang masih sangat muda sekitar 32 tahun dan baru menikah,kemudian diutus ke Toraja menjadi misionaris .


"Sangat mengapresiasi kepada zendeling  ini. Kenapa mereka memilih Toraja ? mestinya cukup di Makassar melakukan misionaris disana, tapi kenapa masuk kesini (Toraja) . Kalau saya lihat ,memang Toraja ini sudah di pilih sama Tuhan untuk menjadi tempat misionaris menyebarkan injil disini .Zendeling ini terpanggil untuk memberitakan injil di wilayah -wilayah yang jauh dari negaranya ,memang sesuatu yang tidak mudah ya dengan meninggalkan zona nyaman disana (Belanda) lalu datang ke Toraja.Tidak bisa dipikirkan bagaimana caranya Misionaris ini mau datang ke Toraja yang tidak seperti dinegaranya pada saat itu ,karena Toraja saat ini masih sangat tertinggal jalan raya saja pasti belum ada ". jelasnya 


Momentum 106 Tahun meninggalnya Antonie Aris Van de Loodrecht dimaknai sebagai sebuah perjuangan dan spririt yang tidak boleh padam bagi orang Toraja.


" Orang Toraja ini terkenal karena pekerja keras, pendidikan juga sangat maju . Tapi belakangan ini data yang kita dapatkan dari Pemprov kita termasuk yang terbelakang. Jadi itu situasi yang harus memang kita kembangkan lagi . 


"Memang agak susah, tapi saya yakin kalau kita meluangkan waktu mendidik para pendidik, para guru, semua kita didik dengan baik ,pasti kita bisa capai kembali itu. Apalagi dengan adanya Tekhnologi kita juga bisa pantau para guru atau dosen yang menyampaikan mata kuliah kita bisa pantau apakah yang diajarkan sesuai dengan pendidikan dan kita bisa menilai kwalitas dari mereka." Pungkasnya .


Diketahui Roberto Blasius Sangka yang akrabnya disapa Boby Sangka adalah CEO PT Metrocom Global Solusi (MGS), berhasil membawa perusahaan masuk dalam daftar sepuluh besar perusahaan IT di Indonesia dan sudah dipercaya mengerjakan proyek-proyek IT di sektor pemerintah dan swasta. 


Bobby Sangka adalah cucu dari pendeta martir Toraja, Pdt. Pieter Sangka Palisungan ini mengedepankan kepemimpinan yang memberdayakan dan selalu melihat sisi terbaik orang lain. Sosok yang sayang keluarga ini punya keyakinan bahwa teknologi informasi bisa menjadi salah satu alat untuk mendorong keberhasilan dan perubahan.


Ayahnya, Prof. Ir. Samuel Sangka, MSME merupakan lulusan teknik mesin ITB Bandung yang kemudian mengabdikan keilmuannya di Universitas Hasanuddin Makassar. Saat ayahnya melanjutkan studi S2, Bobby Sangka yang waktu itu duduk di bangku SMP kelas 2 di kota Makassar, ikut diboyong ke Negeri Paman Sam(Amerika).(Kirei)





Iklan